ID

Kalkulator persen: berapa persen, persen dari, tambah dan kurangi persen

Pilih apa yang ingin Anda hitung, lalu isi persentase dan angkanya. Hasilnya langsung muncul, lengkap dengan selisihnya saat Anda menaikkan atau menurunkan angka.

Kalkulator persen

Gunakan koma untuk desimal, misalnya 12,5.

Isi kolom lalu tekan Hitung. Kalkulator memerlukan JavaScript; penjelasan dan rumus di bawah selalu dapat dibaca.

Apa arti persen?

Persen berarti "per seratus". 15% adalah 15 bagian dari 100, atau 0,15 sebagai pecahan desimal. Dengan memahami hal ini, hampir semua soal persen bisa diselesaikan dengan satu perkalian atau pembagian. Kalkulator ini menyediakan empat pertanyaan yang paling sering muncul dalam kehidupan sehari-hari: berapa X% dari sebuah angka, X adalah berapa persen dari Y, angka yang dinaikkan sebesar X%, dan angka yang diturunkan sebesar X%. Anda memakainya untuk diskon belanja, kenaikan gaji, nilai ujian, komisi penjualan, bunga, atau pajak.

Rumus persen

PertanyaanRumusContoh
Berapa X% dari Y?Y × X ÷ 10015% dari 240 = 36
X adalah berapa persen dari Y?X ÷ Y × 10045 dari 60 = 75%
Y dinaikkan X%Y × (1 + X ÷ 100)1.000.000 + 11% = 1.110.000
Y diturunkan X%Y × (1 − X ÷ 100)350.000 − 20% = 280.000

Kesalahan umum adalah menganggap kenaikan dan penurunan dengan persentase yang sama saling menghapus. Harga Rp100.000 yang naik 20% menjadi Rp120.000; jika kemudian turun 20%, hasilnya Rp96.000, bukan Rp100.000. Penurunan dihitung dari angka yang sudah naik. Untuk melihat perubahan antara dua angka dalam persen, gunakan kalkulator perubahan persentase.

Contoh perhitungan

  • Persen dari angka: 15% dari 240 adalah 240 × 0,15 = 36. Ini juga cara cepat menghitung tip atau komisi.
  • Bagian dalam persen: jika Anda menjawab benar 45 dari 60 soal, nilai Anda 45 ÷ 60 × 100 = 75%.
  • Menambah persen: harga Rp1.000.000 ditambah 11% menjadi Rp1.110.000; selisihnya Rp110.000. Inilah beban PPN efektif untuk barang dan jasa umum, lihat kalkulator PPN.
  • Mengurangi persen: baju seharga Rp350.000 dengan potongan 20% menjadi Rp280.000; Anda hemat Rp70.000.
  • Kenaikan upah: UMP DKI Jakarta 2025 sebesar Rp5.396.761 naik 6,17%. Kalkulator memberi Rp5.729.741, sedikit di bawah UMP 2026 yang ditetapkan Rp5.729.876, karena 6,17% adalah angka yang dibulatkan. Selisih seperti ini wajar jika persentase sudah dibulatkan.
  • 10% dari gaji: jika Anda ingin menabung 10% dari gaji Rp5.729.876, Anda menyisihkan Rp572.988 per bulan.

Menghitung persen tanpa kalkulator

Untuk perhitungan cepat di kepala, mulailah dari 10%: geser koma satu angka ke kiri. 10% dari Rp350.000 adalah Rp35.000, jadi 20% adalah Rp70.000 dan 5% adalah Rp17.500. 1% didapat dengan menggeser koma dua angka. 25% sama dengan seperempat, 50% setengah, dan 75% tiga perempat. Trik lain: X% dari Y sama dengan Y% dari X. Jadi 8% dari 50 sama dengan 50% dari 8, yaitu 4. Untuk angka yang rumit, kalkulator memberi hasil yang tepat dan menghindari salah hitung.

Persen dan poin persentase

Jika suku bunga naik dari 5% menjadi 6%, kenaikannya 1 poin persentase, tetapi secara relatif bunga naik 20%. Berita ekonomi kadang mencampuradukkan keduanya. Kalkulator ini menghitung persentase relatif; selisih poin cukup Anda kurangkan langsung. Hasil dibulatkan secara wajar, dan Anda bisa memakai koma desimal, misalnya 12,5.

Persen dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia

Persen muncul di banyak tempat: diskon tanggal kembar di toko online, cashback dompet digital, bunga deposito dan KPR, kenaikan UMP setiap tahun, hingga PPN di struk belanja. Saat membandingkan promo, hitung selalu harga akhirnya dalam rupiah, bukan hanya persentasenya. Cashback 30% dengan batas maksimal Rp20.000 misalnya hanya bernilai penuh untuk belanja sampai sekitar Rp66.667; di atas itu persentase efektifnya makin kecil.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara menghitung persen dari sebuah angka?

Kalikan angka itu dengan persentase, lalu bagi dengan 100. Contoh: 15% dari 240 = 240 × 15 ÷ 100 = 36.

Bagaimana cara mengetahui berapa persen sebuah bagian?

Bagi bagian dengan keseluruhan, lalu kalikan 100. Contoh: 45 dari 60 = 45 ÷ 60 × 100 = 75%.

Bagaimana cara menghitung harga setelah diskon 20%?

Kalikan harga dengan 0,8. Rp350.000 × 0,8 = Rp280.000. Untuk diskon bertingkat, gunakan kalkulator diskon.

Mengapa naik 20% lalu turun 20% tidak kembali ke angka awal?

Karena penurunan dihitung dari angka yang lebih besar. 100.000 naik 20% menjadi 120.000, lalu turun 20% menjadi 96.000.

Apa beda persen dan poin persentase?

Poin persentase adalah selisih langsung antara dua persentase, misalnya dari 5% ke 6% sama dengan 1 poin. Persen menunjukkan perubahan relatif: dari 5% ke 6% adalah kenaikan 20%.

Terakhir diperiksa: 06/10/2026. Hasil hanya berupa perkiraan untuk informasi.

Kalkulator terkait